Syeikh Umar Mahmud Abu Umar

Perkataan Ayahanda Syeikh Umar Mahmud hafizhahullah Tentang Ujian, Sabar dan Cabaran

Submitted by admin on Sat, 08/13/2022 - 10:43

Jihad fisabilillah ta’ala, sabar dalam jihad dan cobaan di jalan Allah ta’ala mengubah nash wahyu menjadi suplemen ruh dan makna lain yang istimewa. Sebab itu semua mengalir dalam jiwa serta menyentuhnya menciptakan ledakan energi yang tak habis.

Sesungguhnya mujahidin ketika melihat pertolongan Allah dan dukungan-Nya yang menyertai ujian kehidupan, maka ayat-ayat jihad yang menjadi ayat paling banyak dibaca dalam hatinya, akan menciptakan kesempurnaan cahaya, pemahaman dan  pengetahuan.

Komentar Syeikh Umar Mahmud atas Statemen Alexander Dugin bahwa Perang adalah Asas Teologi Politik Rusia

Submitted by admin on Thu, 06/23/2022 - 07:28

Pemikir Rusia Alexander Dugin:
Kemenangan penuh Rusia kontemporer menguasai Eurasianisme bisa tertunda tapi tidak mungkin dapat dicegah. Karena operasi militer adalah asal fondasi teologi politik Rusia; yang menjadi indikasi kebangkitan imperium baru Novorossiya dari abu. Jika tidak berperang, pemerintah Rusia hari ini akan menjadi dinasti terakhir sebelum hancur.

Komentar:
Statemen Dugin yang patut diperhatikan: 
Operasi militer adalah asas fondasi teologi politik Rusia.

Referensi Utama Studi Seni Perang

Submitted by admin on Wed, 06/22/2022 - 15:15

Studi referensi Seni Perang tidak serta merta merubah anda menjadi jenderal lapangan. Sebagian orang mengira belajar Seni Perang bisa menjadi komandan, padahal tidak ada kaitannya.

Tetapi memperlajari ilmu seni perang untuk memahami filosofi perang. Sebab perang itu realitas nyata tidak ada cara untuk mencegahnya. Dan perang merupakan produk manusia yang tak bisa dihentikan. Maka wajib hukumnya siapa yang ingin mempelajari sejarah membaca buku buku Seni Perang karya penulis barat atau semisalnya.

Zuhud, Agar Amal dan Dakwah Berkualitas

Submitted by admin on Wed, 05/11/2022 - 01:53

Ayat ini juga seruan untuk zuhud dengan dunia. Karena seorang hamba yang hatinya tersemat raghbah pada Allah akan menghalanginya dari raghbah pada dunia. Sifat ini merupakan kedudukan para ulama pemberi petunjuk dan din sepanjang sejarah kita. Ketika ahlul ilmi dan din berebutan dunia maka kepemimpinan mereka juga akan lenyap seperti lenyapnya kewibawaan, bekas dan perkataan mereka dihadapan manusia.

Merindu Kematian

Submitted by admin on Wed, 05/11/2022 - 01:52

Sebab itu hendaknya setiap orang berharap (raghbah)1 kepada perjumpaan dengan Rabbnya seperti dalam hadits:

مَنْ أحَبَّ لِقَاءَ اللهِ أَحَبَّ اللهُ لِقَاءهُ

“Siapa yang mencintai bertemu Allah maka Allah akan mencintai bertemu dengannya.” (Al-Bukhari Muslim)

Tidak Menawar Dunia dalam Dakwah

Submitted by admin on Wed, 05/11/2022 - 01:49

Para Nabi ketika memulai dakwah agar dakwahnya diterima mereka mengatakan:

وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ ۖ إِنْ أَجْرِيَ إِلَّا عَلَىٰ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Rabb semeta alam.” (Asy-Syuara: 180)

Jangan Berpindah dari Sebuah Amalan Sebelum Selesai Sempurna

Submitted by admin on Wed, 05/11/2022 - 01:43

Pemahaman ayat ini juga; seseorang jangan melakukan amal baru kecuali jika dia telah selesai dengan amal yang lebih dahulu dikerjakan sampai selesai atau terdapat kelapangan sehingga bisa melakukan pekerjaan baru. Allah berfirman:

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ

“Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain).” (Asy-Syarah: 7)